[TELADAN KITA] Kisah Keutamaan Shalat Berjamaah

|

[TELADAN KITA] Kisah Keutamaan Shalat Berjamaah

 

DosenIslam.com | Pernakah kita berfikir untuk apa sebenarnya Shalat berjamaah atau mungkin kita pernah berfikir seperti yang pernah saya fikirkan ada kah Kisah Keutamaan Shalat Berjamaah ?
Perlu diketahui, Shalat Berjamaah menurut para alim ulama sepakat bahwa shalat lima waktu di mesjid termasuk ibadah terbaik dan  teragung, Namun, meski seperti itu mereka masih berselisih pandangan serta pendapat tentang hukumnya, apakah wajib atau tidak terutama bagi kaum lelaki.

Permasalahannya iyalah pun sudahkah kita menjadi salah satu orang yang tergerak dan mencoba bersegera sholat serta tak lupa mengajak saudara seIman kita untuk ikut Shalat Berjamaah , sehingga kitapun akan mendapatkan banyak kemuliaan karena telah membantu menggugurkan kewajiban saudara Muslim yang lain?
Dan yang tak kalah pentingnya lagi iyalah dengan Shalat Berjamaah para alim ulama menyepakati shahihnya salah satu hadits yang menyebutkan tentang  shalat berjamaah lebih utama dua puluh lima atau dua puluh tujuh derajat bila di bandingkan dengan shalat sendirian, nah untuk lebih lagi meyakinkan Niat kita untuk selalu Shalat Berjamaah mari kita lihat kisah popular berikut ini.

 

Kisah Keutamaan Shalat Berjamaah

Dari Ubaidillah Al-Qawariri bin ‘Umar al-Qawariry [Guru Al-Bukhari dan Muslim] ra sangat menjaga shalat berjamaah di masjid. Namun, suatu hari, beliau tertinggal dari menjalankan shalat Isya berjamaah. Katanya, “Aku tidak pernah Absen dari BERJAMAAH SHALAT isya sama sekali. Pada suatu malam, datang seorang tamu ke rumahku. Maka aku pun menjadi sibuk karenanya, sehingga aku tidak bisa ikut shalat Isya Berjamaah.”

(Setelah tamu itu pulang) beliau bergegas menuju masjid, “Aku keluar untuk mencari jamaah shalat Isya dimasjid-masjid kota Basrah”. Namun orang-orang telah melaksanakan shalat Isya berjamaah dan masjid-masjid pun sudah ditutup.

“Lalu aku pulang ke rumah. Aku berkata kepada diriku, “Dalam Hadis disebutkan bahwa shalat berjamaah pahalanya dilipatgandakan 27 kali.” Maka aku pun melaksanakan shalat Isya sebanyak 27 kali (Berarti sekitar 108 Rakaat) kemudian tidur. Dalam tidur aku bermimpi seolah-olah bersama orang yang sedang menunggang kuda dan kami saling berlomba.”

“Aku mengejar kuda-kuda mereka namun tidak dapat menyusul, salah seorang diantara mereka menoleh ke arahku dan berkata, “Jangan engkau paksa kudamu, engkau tidak akan sanggup menyusul kami.” Aku bertanya tak puas, “Mengapa ?” Ia menjawab, “Karena kami Melaksanakan Shalat Isya secara berjamaah dan engkau Shalat Isya sendirian.” Aku pun terbangun dari tidurku dengan perasaan sedih dan kecewa akan hal itu.”

Semoga dari Kisah di atas kita dapat memetik Hikmahnya bahwa sesungguhnya merugi sangat kita kalaw kita tidak bisa Shalat Berjamaah di Masjid, bukan hanya kehilangan kesempatan mendapatkan Pahala yang besar tapi kita juga akan kehilangan satu waktu yang tak akan terulang untuk mendapatkan satu langkah kesempatan untuk mengejar Surga terbaiknya Allah. Wallahu A’lam Semoga Allah selalu menjaga kita dalam jalan TerbaikNya, Amin.

 

Lihat Juga :

 

 

 

 

Pengunjung Juga Mencari:

  • kisah teladan shalat berjamaah
[TELADAN KITA] Kisah Keutamaan Shalat Berjamaah | zeroxdeni | 4.5
Shares
%d bloggers like this: