Kisah Hikmah Islami Mengharukan

Kisah Hikmah Islami Mengharukan – Allhamdulilah bersyukur pada hari ini Allah SWT masih memberikan kita izin untuk bisa menikmati indahnya hari ini, dan berkatNya pula pada hari ini kami DosenIslam.com akan berbagi sebuah Kisah Hikmah Islami, sebuah kisah yang pernah Rasullullah SAW sampaikan kepada kita, seperti apa kisahnya ? yuk lanjut saja tulisan kami dibawah ini dan jangan lupa untuk SHARE Tulisan ini ke SAUDARA/I-mu, ok.

Kisah Hikmah Islami Mengharukan

Kisah Hikmah Islami Mengharukan

Kisah Hikmah Islami Mengharukan “Kasih Sayang Allah”

Dari Abu Sa’id Al-Khudri bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda.

Pada zaman dahulu di antara umat-umat sebelum kalian ada seseorang yang telah membunuh 99 orang, kemudian ia mencari orang yang paling Alim dinegeri itu, ia ditunjukkan kepada seorang pendeta. lalu ia pun mendatangi pendeta tersebut dan langsung menceritakan tentang dirinya yang telah membunuh 99 orang, setelah bercerita iyapun bertanya.

“Apakah masih bisa diterima taubatku?”

“Tidak, taubatmu tidak akan bisa diterima lagi” jawab sang pendeta.

Mendengar jawab itu, langsung saja ia membunuh pendeta tersebut, dan setelah membunuh pendeta tersebut maka genaplah sudah menjadi 100 Orang.

Artikel Mensyukuri Nikmat Allah

Sebelum baca, baca juga : UMAR BIN KHATTAB dan Si Pengembala Kambing

Setelahnya itu iya mencari-cari lagi dimana orang yang paling alim di negeri itu, dan akhirnya ia ditunjukkan lagi pada seseorang yang alim, sama seperti ketika iya bertemu sang pendeta, iya pun langsung menceritakan bahwa iya telah membunuh 100 orang, dan setelah bercerita seperti itu iyapun kembali lagi bertanya.

“Apakah masih bisa diterima taubatku?”

“Ya, masih bisa, siapakah yang dapat menghalangi seseorang untuk bertobat ?” lalu orang Alim itu melanjutkan perkataannya. “Pergilah kedaerah fulan karena didaerah itu penduduknya sudah menyembah Allah SWT, ikutlah menyembah Allah bersama mereka, karena didarehmu merupakan tempat yang buruk.”

Setelah mendengar jawaban dari orang Alim tersebut, langsung pergilah Iya ketempa yang telah diarahkan oleh orang Alim tersebut, namun sayang, ketika dipertengahan jarak iya pun harus menghembuskan nafas terakhirnya. Setelah iya meninggal datanglah Malaikat Rahmat (Malaikat yang akan menuntun kesurga) dan malaikat Azab (Malaikat yang akan menuntun keneraka).

Dalam upaya mereka untuk mengabil nyawanya, mereka bertengkar mengenai siapa yang pantas untuk membawa jasa Pembunuh ini. Mereka saling berkata dan masing-masing mengelurakan pendapatnya sendiri, sata sisi berkata

“Iya akan ikut bersama ku, sebab iya telah hijrah kesana untuk benar-benar bertaubat dan menyerahkan dirinya dengan sepenuh hati kepada Allah SWT” ujar malaikat Rahmat.

Malaikat Azab pun membalas “Tidak iya ikut bersamaku sebab iya belum melakukan perbuatan baik sedikitpun”

Tak ada penyelesaian untuk perdebatan mereka akhirnya datang seorang malaikat keantara mereka denga berkata

“Bagaimana kalau kita ukur jarak yang sudah iya tempuh, akan aku akan menjadi hakim garis, ukurlah oleh kalian jarak anatara kedua daerah tersebut, jarak yang lebih dekat dengan salah satu daerah tersbut yang akan menjadi penentu kemana Jiwanya akan dibawa.”

Mereka sepakat dan mulai mengukur jarak antara kedua daerah tersebut, dan ternyata setelah diukur dengan adil dan teliti, akhirnya mereka mendapati bahwa jarak yang ditempuhnya (Daerah Untuk bertobat) lebih dekat dengan jasad Pembunuh itu, dan dengan demikiannya jiwa orang tersebut diterima dan dibawah oleh malaikat Rahmat, Masya Allah. wallahu a’lam

)(^,^)(

Demikilah “Kisah Hikmah Islami Mengharukan” hari ini semoga dari kisah diatas kita dapat mengambil nilah hikmah untuk diri kita, dan semoga Allah selalu mengampuni kita dari segala DOSA yang pernah kita perbuat. Amin.

Baca Juga :
->. Pengertian Riba menurut Islam
Dan
–>. Artikel Mensyukuri Nikmat Allah

Pengunjung Juga Mencari:

  • kisah teladan islami yang mengharukan
Kisah Hikmah Islami Mengharukan | zeroxdeni | 4.5
Shares
%d bloggers like this: