3 Sebab Yang Menjadi Penyebab Penyakit hati dalam Islam

3 Sebab Yang Menjadi Penyebab Penyakit hati dalam Islam

 

 

DosenIslam.com || Tahukah kita ? Apa itu Penyakit hati ? bila dalam Bahasa kita secara umum, penyakit hati iyalah sebuah gangguan yang ada pada hati dan perasaan pada diri manusia.
Namun dalam hal ini penyakit hati yang akan kita bahas iyalah penyakit hati melalui kaca mata Islam, apa itu ? sebuah penyakit yang menyerang hati setiap orang yang bila penyakit ini telah mengenai hati kita, penyakit ini akan langsung mempengaruhi perilaku dan perbuatannya.

 

Hati atau Qolbu

Hati atau bila kita ucapkan kedalam bahasa Arab disebut Qolbu merupakan salah satu organ penting didalam tubuh kita ini sebagai manusia, melalui hati inilah yang akan menjadi pintu gerbang yang menentukan Baik atau Buruknya seseorang tersebut.

Begitu pentingnya hati ini, sampai-sampai Allah SWT mengutus Malaikat Jibril untuk membersihkan hati Rasulullah SAW yang waktu itu masih kecil umurnya. Masya Allah, lalu apa sajakah
3 Sebab Yang Menjadi Penyebab Penyakit hati dalam Islam ?

 

Sebab Pertama Mudah Untuk Berkeluh Kesah

“Sesunguhnya mansia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir.”
(Al ma’arij :19-21)

Ayat tersebut menegaskan salah satu karakter umum manusia yang selalu halua, yaitu apabila ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir.

Bahkan menurut Iman al alusi dalam tafsirnya , Ruh al ma’ani, manusia itu tidak hanya sekedar berkeluh kesah atau kikir saja, tetapi manusia itu cepat sekali bersikap berkeluh kesah dalam setiap kesusahan ataupun bersifat kikir dalam setiap mendapat kesenangan, adalah tabiat manusia, kecuali yang dirahmati oleh Allah ketika mendapat kesulitan atau cobaan, ia selalu berkeluh kesah. Sekecil apapun kesulitan itu, selalu tidak sabar atas ujian atau musibah yang menimpanya.

Baca juga [ JANGAN MENGELUH ! Ingat ” Man Jadda Wa Jadda “ ]

Gampang kecewa dan berkecil hati ketika berbagai kesempatan gagal diperoleh. Rasulullah bersabda

“sejelek-jelek sesuatu (sifat) yang terdapat dalam seseorang adalah kekikiran yang teramat dan ketakutan yang berlebihan .”(HR Abu daud).

 

Sebab Kedua Lupa Bersyukur dalam Kenikmatan

Sebaliknya ketika manusia mendapat kenikmatan dan kemudahan tidak pandai bersyukur terhadap apa yang dimilikinya, seamua keberhasilan yang kita raih, kita anggap hal itu sebagai bentuk kepantasan atau keberhasilan pribadi. Kita menganggap harta, pangkat dan kedudukan yang kita miliki, kita anggap itu adalah hal yang memang kita dapatkan melalui usaha kita sendiri, hal yang memang pantas untuk kita dapatkan dari hasil kerja keras kita, kita lupa kalau semua hal ini tak lepas dari kehendak dan izin Allah SWT.

Bahkan yang lebih parahnya lagi kita jadikan semua nikmat itu sebagai alat kesombongan. yang menghalangi dirinya dari masyarakat dan amal saleh.

BerSyukur adalah salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT, hal ini sesuai dengan firman Allah SWT 

“Dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.”
Al baqarah : 172

Salah satu rahmat Allah SWT pada manusia adalah dikabarkannya berbagai sifat bawaan yang dimiliki manusia, supaya manusia mengetahui dan mengarahkannya untuk menjadi lebih baik. Sebagaimana terdapat dalam surat Asy Syams :7-10 dijelaskan bahwa didalam hati manusia selalu ada dua potensi yang saling bertolak belakang, bagaikan dua kutub yang saling bertentangan, dua potensi itu mengajak pada kebaikan atau keburukan, ketaatan atau kemaksiatan. Oleh karena itu, hati disebut qalbu karena bisa cepat berubah.

 

Baca Lagi [ *3* Tanda Orang Bersyukur Kepada Allah SWT ! ]

 

Sebab Ketiga Jauhi Maksiat agar hati mu Jernih

Hati yang sehat adalah hati yang selalu memberikan potensi yang positif, makahati yang penuh dengan keimanan akan cenderung membuat seseorang untuk memberi manfaat kepada sesama dan menjauhkan diri dari perbuatan yang merugikan sesama, baik dalam kondisi ia mendapatkan cobaan ataupun mendapatkan kenikmatan, supaya hati kita bisa dikondisikan dengan baik diperlukan proses tazkiyah yang merupakan proses usaha perbaikan diri agar hati dan sifat yang ada dalam diri kita sesuai dengan apa yang diinginan Allah dan Rasul-Nya.

“ sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu.”
Asy Syams :9

sebaliknya, jiwa yang dipenuhi dengan kekufuran, kezaliman,serta kedengkian akan mengakibatkan stres karena hatinya akan selalu gelap karena tidak ada cahaya ilahi, bahkan suatu kebaikan akan dinggap sebagai sbeuah kesialan.

Allah berfirman dalam Al Qur’an

“Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.”
Asy Syams : 10

yang artinya mengotorijiwanya dengan berbagai kemaksiatan, sehigga yang muncul adalah sifat dan karakter negatif. Tentulah jiwa semacam ini perlu dibersihkan, tidak ada cara tazkiyah yang lebih tepat kecuali mengikuti metode yang dijelaskan Allah swt. Karena hanya Allah yang maha tahu tentang kejiwaan manusia dan menyucikannya, salah satunya dengan apa yang telah disebutkan dalam surat Al ma’arij ayat 22-34.

-=^_*=-

Wallahu A’lam, semoga atas Izin Allah SWT tulisan kali ini dapat mudah dimengerti dan dipahami, dan semoga kita terhindar dari segala bentuk Penyakit yang dapat merusak Hati ini.

 

Lihat Juga :

 

 

 

 

Pengunjung Juga Mencari:

  • penyebab penyakit hati dalam islam
  • akibat penyakit hati dalam islam
  • pengertian penyakit hati dalam islam
  • hal apa saja penyebab penyakit hati dalam islam
  • obat penyakit hati
  • penyebab timbulnya penyakit hati dalam islam
3 Sebab Yang Menjadi Penyebab Penyakit hati dalam Islam | zeroxdeni | 4.5
Shares
%d bloggers like this: