11 Penjelasan Kisah Akhlak Nabi Muhammad SAW

|

11 Penjelasan Kisah Akhlak Nabi Muhammad SAW


|

DosenIslam.com || Bismillahhirohmannirohim. Nabi Muhammad senantiasa selalu bersyukur kepada Allah SWT, Selalu beribadah yang terbaik, banyak bertobat dan selalu memohon Ampunan dengan Allah SWT. Tahukan kita bahwa beliau sudah biasa untuk selalu sholat malam, sampai-sampai dalam sebuah riwayat pernah diceritakan, dikarenakan lamanya beliau sholat telapak Kaki beliau pun menjadi bengkak. Dan ketika ditanya,

“Wahai Rasulullah ! Bukankah Allah telah mengampuni dosamu yang dulu maupun yang akan datang?”

Lalu beliau pun menjawab

“Tidakkah selayaknya aku menjadi hamba yang bersyukur ?”

Masya Allah sungguh bergetar hati ini mendengar jawaban Rasulullah SAW tersebut.
|

Pribadi yang Selalu Tunduk dan Takut kepada Allah SWT.

Dalam riwayat lainnya beliau pernah diberi alternative untuk memilih antara menjadi seorang hamba sekaligus nabi atau menjadi seorang malaikat sekaligus nabi. Beliaupun menjawab,

“Aku memilih menjadi seorang Hamba sekaligus Nabi.”

Beliau pun juga pernah bersabda  yang artinya kurang lebih sebagai berikut.

“Sungguh, aku senantiasa memohon ampun dan bertaubat kepada Allah dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali.”

Beliau adalah manusia yang paling takut kepada Allah SWT, bila beliau melihat mendung atau angina, maka hal itu bisa terlihat dari raut wajah beliau.

Siti Aisyah RA bertanya, “Wahai Rasulullah, orang-orang bergembira karena mengharapkan hujan turun, sedangkan Raut muka Anda menujukkan ketidaksukaan ?”

Lalu beliau pun mejawaba

“Wahai, Aisyah ! Adakah yang bisa menjamin kepadaku bahwa di dalamnya tidak terdapat Adzab ? Dulu suatu kaum pernah diadzab dengan Angin.”
|

Beliau adalah Manusia Pemberani dan Kuat.

Meskipu demikian, Nabi Muhammad SAW adalah manusia pemberani dan kuat. Dikisahkan pada suatu malam, penduduk madinah dikejutkan oleh keributan. Orang-orang pun berrgerak menuju arah suara keributan itu. Ketika mereka dalam perjalanan kearah suara tersebut, merekapun berpapasan dengan Nabi SAW yang ternyata beliau sudah lebih dahulu sampai di lokasi suara tersebut dari pada mereka. Beliau telah mengecek kejadian yang telah menimbulkan suara ribut tersebut dengan mengunakan kuda milik Abu Tholhah, tanpa pelana, dan sementara di leher bilau tersandang pedang. Beliau mengatakan. “Kalian Aman !”

Masya Allah dari kisah diatas coba kita bayangkan kejadian tersebut ada pada lingkungan kita, sebuah kejadian yang membuat heboh semua orang, biasanya kebanyakan dari kita menunggu dan tidak langsung melihat kejadian apa yang menghebohkan tersebut, kita cenderung menunggu sampai pihak yang berwajib hadir dan memberikan informasi kepada kita.

Lain dengan Nabi kita, beliau sendirian dengan mengunakan kuda tanpa di kawal hanya berbekal pedang tetap berani untuk mecari tahua apa yang terjadi, dan yang lebih hebatnya lagi iyalah beliau pergi disaat semua orang baru hendak akan pergi melihat.
|

Beliau Sosok Yang Penyabar lagi Ramah.

Jika pada suatu hari ketika anda bersama teman-teman ada, lalu tiba-tiba datanglah seseorang yang tidak ada kenali, tanpa berfikir aba-aba orang tersebut menarik baju anda dan langsung berkata

“Kamu banyak uang,  bolehkah saya meminta untuk keperluan makan satu kali ini ?”

Apakah reaksi anda ? sudah bisa dipastikan ada kemungkinan besar anda akan marah dengan orang tersebut, ya walaupun beliau meminta karena terpaksa, sedikit banyak dalam hati anda akan merasa tidak dihargai oleh orang tersebut.

Nah berdeda dengan Sosok Nabi kita Nabi Muhmmad SAW, beliau benar-benar sosok Manusia yang penyabar lagi Ramah. Dikisahkan, ada seseorang Arab Badui menjumpai beliau, lantas menarik burdah beliau dengan keras, di mana saat itu beliau mengenakan burdah yang bertepi tebal, sehingga bagian tepinya menimbulkan bekas pada leher nabi Muhammad SAW lantaran kerasnya tarikan orang Arab Badui itu.

Orang Arab Badui itu berkata

“Wahai Muhammad ! Perintahkan mereka memberikan kepadaku sebagian harta Allah yang ada padamu !” Beliau pun menoleh kepadanya, lantas tertawa. Kemudian Beliau memerintahkan sahabatnya agar memberikannya.

Masya Allah Sungguh sangat Mulia Akhlak Nabi Muhammad SAW Part 1 dan pastinya sudah jadi kewajiban kita untuk selalu mencoba mempraktekkan semua Akhlak mulianya, Wallahu A’lam semoga tulisan ini dapat menambah Khazana kita dalam dunia Islam dan Rasul kita.

|

Lihat Juga :

Pengunjung Juga Mencari:

  • mengapa kita boleh memaksakan ajaran atau agama kita kepada orang lain
11 Penjelasan Kisah Akhlak Nabi Muhammad SAW | zeroxdeni | 4.5
Shares
%d bloggers like this: